Search :
YM Online
Marketing
Management

Home

Online News

Andalkan Proses

ANDALKAN PROSES
Oleh : Ms. Lena


Saya adalah pengajar Taman Kanak-Kanak EvFiA LAND School, tang setiap harinya selalu mendapati berbagai macam situasi dari berbagai macam karakter anak.  Walaupun saya bukan atau lebih tepatnya belum menjadi seorang ibu, tetapi saya selalu berusaha untuk menjadi ibu yang baik bagi anak didik saya, dimana kita harus siap dan tanggap pada semua peristiwa yang dialami oleh anak didik selama proses belajar mengajar berlangsung.

Peran guru adalah mendidik anak agar mencapai kemampuan intelektual, moral dan budaya ke level yang tertinggi, Namun demikian, tidak hanya peran guru yang penting akan tetapi pendidikan dasar orang tua sangat menentukan bagi sikap dan perilaku anak di kemudian hari.

Saya selalu mengandalkan sebuah "proses" dalam mencapai suatu tujuan seperti dalam membentuk sikap dan perilaku anak.  Masih teringat dalam benak saya, pada saat seorang anak kesulitan merapihkan celana dan memakai sepatunya.  Saya hanya memberikan semangat motivasi dan meyakinkan bahwa dia akan bisa memakai celana dan memakai sepatunya denagn benar.  Memang waktu yang diperlukan sangatlah lama untuk sampai dia mandiri, akan tetapi itulah sebuah proses untuk mencapai hasil yang maksimal.  Terkadang hati dan tangan saya ingin menolongnya, namun hal itu saya urungkan.  Saya biarkan dia melewati beberapa materi pembelajaran dan ingin melihat dia  berhasil mengenakan celana dan sepatunya sendiri.  Memang itu sepertinya terdengar sangat sepele, namun bagi anak-anak, itu adalah hal baru yang harus dilewatinya.  Biasanya di usia Taman Kanak-Kanak, rasa penasaran / ingin tahunya lebih dominan dibandingkan dengan pembelajaran yang sifatnya abstrak.

Hampir setiap hari hal-hal yang sama terjadi pada anak-anak sehingga ini menjadi kesempatan yang tepat bagi saya untuk melatih mereka agar mampu melewati proses usahanya dalam mencapai tujuan yang diharapkan.  Ternyata metode ini adalah upaya untuk melatih kesabaran anak dalam melakukan sesuatu.  Tetapi ingat satu hal yang harus digaris bawahi adalah melatih anak untuk bersabar bukan berarti melatih anak untuk menjadi lambat.  Mungkin hanya pada saat permulaan saja ia terlihat lambat, namun setelah ia kuasai hal tersebut, barulah kita lanjutkan ke proses selanjutnya yaitu melatih anak agar bekerja dengan cepat dan tepat.

Anak-anak merasa bangga dan percaya diri setelah latihan demi latihannya berhasil.  Seperti halnya anak-anak didik saya, setelah 1 minggu lebih mereka berlatih memakai celana dan sepatunya sendiri, akhirnya mereka berteriak kegirangan dan menghampiri saya disertai rasa bangga bahwa mereka bisa memakai celana dan sepatunya sendiri.

Dengan melihat contoh di atas, begitu bangga dan takjubnya perasaan anak tersebut, secara tidak langsung mereka telah mempelajari banyak konsep seperti : belajar cara berusaha, melatih kesabaran, membentuk anak menjadi lebih kreatif dan mandiri dalam memecahkan suatu masalah.

Bila kita bandingkan dengan anak yang selalu dibantu dalam melakukan segala hal, mereka tidak akan merasa bangga pada dirinya sendiri dan mereka akan menjadi anak yang selalu tergantung pada orang lain dan pada akhirnya mereka tidak akan bergerak maju jika tidak ada orang lain yang mendukung serta mengarahkan jalan hidupnya.  Sebagai catatan untuk para pembaca, "Marilah andalkan proses untuk mendapatkan dan menciptakan hasil yang maksimal".
Online News
Info
08/03/2011 07:07
Info
18/10/2010 00:00
Info
04/09/2010 23:56
Tidak sedikit orang yang suka belajar sambil mendengarkan musik. Mungkin anda salah satunya. Pertanyaannya : hasilnya efektif atau tidak ?
Info
15/09/2009 12:38
Info
27/03/2009 10:37